Balas Dendam.!! Warga Desa Di Sorong Membantai 292 Buaya

by
Berita   135 views

Warga Desa Di Sorong Membantai 292 Buaya – Sekumpulan warga di Sorong Papua telah membunuh sekitar 292 ekor buaya di sebuah penangkaran di Sorong. Dengan menggunakan pisau, palu dan sekop , buaya-buaya tersebut terpaksa dimatikan setelah adanya kejadian atas kematian yang menimpa seorang laki-laki di peternakan karena diserang buaya-buaya, kata seorang pejabat setempat.

Warga Desa Di Sorong Membantai 292 Buaya

Foto : msn.com

Foto-foto yang dirilis oleh kantor berita Antara memperlihatkan tumpukan besar bangkai-bangkai buaya yang berlumurah darah di Distrik Timur Sorong Provinsi Papua Barat Indonesia.

Dikatakan oleh Basar Manullang , Kepala lembaga Konservasi sumber daya alam Indonesia di Papua Barat bahwa pada saat kejadian korban (48th) tengah memasuki area Peternakan Buaya dan kemungkinan sedang mengambil rumput untuk pakan ternaknya pada saat ia diserang.

Sebelum Peristiwa Warga Desa Di Sorong Membantai 292 Buaya ini awalnya:

“Karyawan mendengar ada seseorang berteriak minta tolong, selanjutnya ia dengan cepat pergi ke sana dan melihat buaya sedang menyerang seseorang” ungkap Basar Manullang dalam sebuah pernyataannya.

BACA JUGA  Telah Resmi Dinyatakan oleh BPOM Bahwa Susu Kental Manis Tak Mengandung Susu - Ini Resiko Penyakit Yang Ditimbulkan

Setelah diadakan pemakaman korban meninggal yang dilakukan pada hari Sabtu pukul 11.15 WIT , secara tidak terduga sekelompok penduduk desa memasuki area peternakan CV MLA dengan membawa senjata tajam , sekop dan balok kayu , kemudian mereka membunuh buaya buaya disitu.

Dikatakan oleh Basar bahwa kelompok massa tersebut langsung melakukan perusakan kantor, mess dan melakukan pembantaian buaya-buaya yang ada di kolam pemeliharaan.

 

Balas Dendam Warga Desa Di Sorong Membantai 292 Buaya

Foto/Dok Polda Papua Barat via senayanpost.com

Diakatan oleh Basar Manullang bahwa peternakan itu telah diberi lisensi untuk pengembang biakan buaya air asin yang dilindungi dan Buaya Papua Nugini di tahun 2013 untuk pelestarian dan juga untuk kebutuhan panen beberapa hewan ternak.

“Tapi salah satu kondisi yang diketahui bahwa reptil2 itu tidak mengganggu masyarakat” katanya.

“Untuk mencegah hal ini terjadi lagi, pemegang lisensi peternakan perlu untuk mengamankan daerah sekitarnya,” kata Manullang. Basar mengatakan BBKSDA intensif berkoordinasi dengan polisi setempat dan Pemkab Sorong dalam penyelidikan mereka pasca kejadian.

“Buaya adalah ciptaan Tuhan yang perlu dilindungi juga” Dikatakan Manullang.

BACA JUGA  Caisar Aditya Resmi Menikah Lagi Untuk Yang Kedua Kalinya Dengan Intan Sri Mardiani

Sumber artikel : msn.com dengan judul Indonesian villagers kill nearly 300 crocodiles in revenge attack