53 HARI BOLOS Sekolah Akhirnya Polisi Turun Tangan

by
Berita   123 views

53 HARI BOLOS Sekolah Akhirnya Polisi Turun Tangan – Anak-anak seperti itu kain putih, ibu dan ayah adalah orang yang membentuknya. Kata-kata yang cukup bijaksana untuk menjelaskan pentingnya peran orang tua dalam menentukan arah dan masa depan anak-anak. Dengan pendidikan yang layak, anak-anak pasti akan tumbuh menjadi manusia yang bermanfaat.

Telah viral di media sosial Malaysia selama 53 hari tidak bersekolah, sebuah sekolah akhirnya menghubungi polisi untuk membantu memanggil bocah berusia 12 tahun ke sekolah. Anak tersebut dikatakan absen dari sekolah karena gagal bangun setelah menghabiskan berjam-jam bermain video game setiap malam. Setelah semua prosedur operasi standar yang dilakukan oleh sekolah, termasuk guru sendiri datang ke rumah siswa, akhirnya sekolah menghubungi polisi untuk membantu mengatasinya.

 

VIRAL 53 HARI BOLOS Sekolah Akhirnya Polisi Turun Tangan

 

Yang lebih parahnya adalah bahwa orang tua mereka dikatakan tidak memaksa anaknya untuk pergi ke sekolah karena alasan kasihan kepada anak mereka, mereka membiarkan anak itu tanpa nasihat dan diambillah tindakan yang tepat untuk meminta campur tangan orang lain.

BACA JUGA  VIRAL Aksi Bule Inggris Tampar Petugas Imigrasi

 

53 HARI BOLOS Akhirnya Polisi Turun Tangan

 

Netizen menyuarakan ketidak puasan mereka terhadap orang tua dari anak-anak yang terlalu memanjakan anak dan tidak tahu tanggung jawab nyata sebagai orangtua. Bayangkan 53 hari tidak sekolah.!! Pihak sekolah sampai minta bantuan polisi untuk menjemputnya.

Selama 53 hari bolos sekolah, asyik bermain game malam hari, pagi hari tidak bisa bangun. Orang tuanya bahkan tidak tega mengejutkan anak-anak. Akaiii sama-sama kepala lutut. Orang ingin punya anak dan mereka melahirkan. Ada banyak orang tua seperti ini di sini. Mereka semua merajakan anak-anak. Untuk membangunkan tidur agar solat pun tidak mahu. bayi.

53 HARI BOLOS Sekolah Akhirnya Polisi Turun Tangan

 

 

Harusnya para orang tua berupaya menjaga anak-anak mereka sendiri menurut ulasan ahli, bermain game atau tontonan pada gadget pada usia 12 tahun sebenarnya membawa berbagai efek negatif pada anak-anak. Bak kata orang, biar anak menangis di hari ini, jangan ibu bapa menangis di kemudian hari..

Sumber : ohbulan.com